English  | Indonesia






 .: Siaran pers  .: CARE dalam berita
  
     Siaran pers
Klik link berikut untuk membaca berita terakhir dan pengumuman tentang kegiatan CARE di Indonesia. Untuk membaca apa kata media tentang karya CARE, silahkan kunjungi halaman CARE dalam berita kami.
      Humas
Wiwik Widyastuti
Communications
CARE International Indonesia
Mobile: +62.(0).812.108.2491
E-mail: wiwik_widyastuti@careind.or.id

On World Humanitarian Day, ‘I am a (female) humanitarian worker’*
Geneva, Switzerland , 19/8/2010 -- In Swat Valley, Pakistan, a 48-year-old aid worker named Fazilat is doing what the majority of other aid workers in her area can’t do: providing health care to women. In societies where religion or tradition dictate that women can only speak to or be assisted by other women, female aid workers are a critical element of any response team.

Hari Dunia Menentang Pekerja Anak
Kembalikan Pekerja Anak ke Sekolah
Tangerang, Banten, 12/6/2010 -- 12 Juni 2010. Selama delapan tahun terakhir, kita memperingati Hari Dunia Menentang Pekerja Anak. Tahun ini, CARE kembali memperdengarkan gaung peringatan ini dengan mendedikasikannya untuk para pekerja anak khususnya yang berada di Tangerang, Banten. Di hari ini, para pekerja anak ini diharapkan untuk dapat menikmati kegembiraan, melepaskan diri dari kesedihan, dan terlepas dari segala bentuk kekerasan  dan diskriminasi.

NGOs call for strong safeguards in efforts to halt deforestation to help address climate change
Untuk saat ini, Siaran pers hanya terdapat dalam Bahasa Inggris
Gland, Switzerland , 26/5/2010 -- Leading environmental and humanitarian organizations are calling for efforts to combat climate change through halting deforestation to take full account of impacts on forest peoples and species.

CARE and WWF made the call as country delegates head to Oslo for Thursday’s Climate and Forest Conference to ensure that any efforts to combat climate change by reducing forest loss take into account impacts on people and the environment.


CARE cegah kekerasan seksusal di Haiti
Port-au-Prince, Haiti , 30/1/2010 -- CARE bekerja untuk mencegah dan mengurangi kekerasan seksual setelah bencana gempa melanda Haiti.
 
Tingkat kejadian perkosaan dan kekerasan terhadap perempuan sudah tinggi bahkan sebelum terjadi gempa, dan tingkat kekerasan meningkat setelah terjadi bencana di Haiti, kata Janet Meyers, Senior Advisor CARE untuk Kesehatan Seksual dan Reproduktif saat keadaan Darurat.

Tsunami: 5 tahun kemudian
Aceh, Indonesia, 26/12/2009 -- Garis pantai Indonesia merupakan terdekat dengan pusat gempa (epicenter) yang memicu tsunami, dan lebih dari setengah jumlah korban meninggal adalah penduduk Indonesia. CARE merupakan salah satu organisasi kemanusiaan yang pertama kali merespon terhadap tsunami, dan kami terus bekerja bersama masyarakat yang terkena dampak bencana selama lima tahun terakhir untuk membangun kembali rumah-rumah dan mengembalikan mata pencaharian yang hilang serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial.

'Copenhagen Outcome': Nothing but a costly chaos
Copenhagen, Denmark , 19/12/2009 -- World leaders have failed to agree on an ambitious, fair and binding climate deal in Copenhagen. "What came out after two weeks of negotiations is hugely disappointing to all of us and in particular to the world's poorest people"

CARE: World’s poorest people rendered voiceless
Copenhagen, Denmark , 16/12/2009 -- The world leaders are gathering in Copenhagen to close the negotiations on a climate agreement. But the status of the negotiations is messy and a fair deal seems to be out of reach unless leaders take action.

Climate change and Poverty: Turning ambition into action
Dr. Robert Glasser, Secretary General, CARE International
10/12/2009 -- “Climate change is worsening the plight of those hundreds of millions of men, women and children who already live in extreme poverty - and it threatens to push hundreds of millions more people into similar destitution. A concerted international response to this unprecedented challenge is required if we are to avoid catastrophic human suffering.”

A new global social and environmental standard for REDD+ programs
First initiative to develop REDD standards through global public consultation process
Copenhagen, Denmark , 9/12/2009 -- Failing to put the interests and rights of people first will undermine efforts to reduce carbon emissions from deforestation and squander the real opportunity that exists for these efforts to also contribute to poverty reduction and forest conservation goals. A new set of global standards released at the Copenhagen climate change conference today directly tackles this concern.

CARE: Climate Deal Must be Good for Poor People
COPENHAGEN , 4/12/2009 -- Just three days before climate change treaty negotiations start in Copenhagen, advocates from the poverty-fighting group CARE are imploring delegates not to forget the poorest and most vulnerable people around the world.

Remote villages in desperate need five days after quake
CARE distributes relief supplies in hardest-hit areas
Padang Pariaman, Sumatra, Indonesia, 7/10/2009 -- As international relief operations intensify in the earthquake-shattered areas of West Sumatra, CARE is distributing aid into hard-hit areas reachable only by motorbike or on foot. CARE emergency workers say remote areas were hardest-hit by the devastating 7.6 quake Sept. 30, but have received little aid because of blocked roads.

CARE mengirimkan tim tanggap darurat ke Sumatra setelah gempa
1/10/2009 --

Para anggota tim tanggap darurat CARE Indonesia telah dikirim ke kota Padang yang dilanda gempa, yang juga diguncang gempa besar lagi hari ini. CARE merupakan anggota tim assessment bersama dengan beberapa departemen pemerintah, organisasi kemanusiaan lain dan badan PBB untuk menentukan kebutuhan utama bagi para korban gempa yang selamat.



CARE expands response to Typhoon Ketsana in Vietnam, Laos and the Philippines
Melbourne, Australia , 30/9/2009 -- CARE emergency teams in Vietnam and Laos are responding after Typhoon Ketsana slammed into mainland Asia yesterday, the worst typhoon the region has seen in decades. CARE’s emergency response continues in the Philippines, helping some of the nearly two million people affected by flooding as the same storm ravaged Manila earlier this week.

CARE RELEASES NEW REPORT ON THE STATE OF MICROFINANCE IN AFRICA
While U.S. Banks Collapsed and Created a Worldwide Credit Crunch, New Report Shows that CARE Village Savings & Loans Are Empowering Africa’s Poor to Work Their Way Out of Poverty
Atlanta, Georgia, 16/9/2009 -- Siaran Pers hanya terdapat dalam Bahasa Inggris.

As banking institutions worldwide flounder, CARE – a leading humanitarian organization that reaches more people in Africa with financial services than any other international group – today unveils a new report that shows that its unique approach to providing Africa’s poor with financial services is thriving.


On World Humanitarian Day, CARE asks: Why is it more dangerous to be an aid worker than a peacekeeper?
Untuk saat ini, Siaran pers hanya terdapat dalam Bahasa Inggris
Geneva, Switzerland , 18/8/2009 -- On the inaugural World Humanitarian Day tomorrow, CARE International pays tribute to humanitarian workers for their ongoing commitment to helping the poorest and most vulnerable around the world. But in the face of increasing attacks against aid workers, CARE is also urging the international community to take a hard look at the reasons why.

PBB harus bertindak sekarang untuk membantu menghentikan perkosaan di zona konflik
Geneva, Switzerland , 6/8/2009 -- Sementara Dewan Keamanan PBB bersiap-siap untuk mendiskusikan besok tentang cara melanjutkan komitmennya dalam mengakhiri kekerasan seksual dan berbasis-gender, CARE International merumuskan 15 langkah kongkrit dan cepat yang harus diambil PBB untuk membantu menghentikan tindak perkosaan keji pada konflik bersenjata.


Kenya: Setahun setelah kekerasan pasca pemilu
Perempuan dan anak-anak korban kekerasan pasca pemilu masih mencari keadilan setahun setelah kejadian
Nairobi, Kenya, 23/2/2009 -- Ribuan perempuan dan anak-anak yang disakiti secara seksual dan diperkosa ketika kerusuhan terjadi pasca pemilu yang menghancurkan Kenya setahun lalu masih menanti keadilan dan kompensasi. Setahun kemudian, hanya empat orang pemerkosa yang diadili dan tidak ada seorangpun yang dinyatakan bersalah.

CARE Indonesia dalam Forum Koordinasi Aceh dan Nias IV (CFAN 4)
Jakarta, Indonesia, 13/2/2009 -- CARE Indonesia berpartisipasi dalam Forum Koordinasi Aceh dan Nias (CFAN) ke empat yang diselenggarakan pada 13 dan 14 Februari 2009 di Jakarta Convention Centre oleh Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Aceh Nias (BRR Aceh Nias).


The Humanitarian Community in Sri Lanka Express Grave Concern and seeks a safe corridor for Civilians trapped in Mullaitivu
Untuk saat ini, Siaran pers hanya terdapat dalam Bahasa Inggris
Sri Lanka, 29/1/2009 -- Heavy fighting between Government forces and the LTTE in the Northern Sri Lankan region of the Vanni has resulted in death and injury to civilians trapped in the area. The escalation of hostilities between the Government and the LTTE in recent days has significantly increased the number of civilian injuries and
deaths due to the fighting.

Bantuan obat-obatan CARE mulai masuk ke Gaza
Memperjuangkan sistim kesehatan yang berada di ujung tanduk
Gaza, Occupied Palestinian Territory , 31/12/2008 -- Tiga truk kargo CARE yang membawa persediaan obat-obatan ke Gaza diijinkan untuk masuk ke kawasan perang menjelang tengah malan tadi. Rombongan ini merupakan satu dari sedikit kendaraan yang diijinkan mengakses area tersebut sejak pemboman oleh Israel di Gaza dimulai pada 27 Desember lalu. Lebih banyak lagi bantuan teramat dibutuhkan untuk mengobati para korban yang terluka. CARE menyerukan ajakan genjatan senjata dan akses kemanusiaan tak terbatas sedini mungkin.

CARE International delivers emergency relief in Gaza - and calls for swift action to stem suffering
Untuk saat ini, Siaran pers hanya terdapat dalam Bahasa Inggris
Gaza, 29/12/2008 -- Leading aid agency CARE International has set up a life-saving supply of medicines and equipment to hospitals in Gaza.

CARE takes emergency steps to prevent the spread of cholera during food distributions
Untuk saat ini, Siaran pers hanya terdapat dalam Bahasa Inggris
Harare, Zimbabwe , 11/12/2008 -- CARE International is implementing emergency measures to preventthe spread of cholera during food distributions in Zimbabwe, where an epidemic has killed more than 746 people and infected nearly 16,000.

CARE Peringatkan akan Ancaman pemerkosaan dan Kekerasan bagi Sepuluh-ribu Perempuan dan Gadis remaja di Kongo
Goma, DR Congo, 6/11/2008 -- Kekerasan seksual di Kongo telah menjadi situasi epidemic, dan fase baru peperangan telah mengancam sepuluh ribu lebih perempuan dan gadis remaja, ucap CARE. CARE, bekerja sama dengan lembaga bantuan lainnya, memulai program baru untuk mendukung peningkatan pemulihan bagi korban trauma.

“Bencana badai semakin sempurna”
Pada Hari Pangan Sedunia, 17 juta jiwa menghadapi bencana kelaparan di wilayah Pantai Gading Afrika
Nairobi, 15/10/2008 -- Di Etiopia, setidaknya 6.4 juta jiwa membutuhkan bantuan pangan. Di Somalia, hampir setengah dari populasi menderita kelaparan, dan negara ini tengak menghadapi situasi krisis pangan sejak bencana serupa awal 1990an. Dan di Kenya, keluarga-keluarga miskin harus membayar 80 persen dari pendapatan mereka hanya untuk memperoleh makanan.

CARE Mengirimkan Bantuan bagi Korban Banjir Gonaives
PORT AU PRINCE, Haiti , 5/9/2008 -- CARE turut mengirimkan bantuan bagi tim penyelamat di daerah terparah yang terkena bencana Badai Tropis Hanna di Haiti.


Coca-Cola dan CARE Bantu Pulihkan Balita dengan Malnutrisi Akut di Nusa Tenggara Timur
Jakarta, Indonesia, 1/9/2008 -- Menanggapi hasil survei tentang tingkat kesehatan dan nutrisi yang dilakukan bersama oleh CARE, Church World Services (CWS) dan Helen Keller International (HKI) pada akhir tahun 2007 di Nusa Tenggara Timur, Coca-Cola dan CARE sepakat untuk segera mengambil langkah guna membantu merawat dan memulihkan kondisi anak-anak dengan malnutrisi pada komunitas miskin di Kabupaten Kupang.

Rapat Koordinasi Nasional XIX
Palangka Raya, Central Kalimantan, 27/8/2008 -- CARE International Indonesia kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) XIX. Bertempat di Palangka Raya, 27 hingga 29 Agustus 2008, rapat koordinasi kali ini mengambil tema”Meningkatkan Kerjasama dan Kemitraan Pemerintah RI dengan CARE International Indonesia untuk Kesejahtraan Masyarakat melalui Percepatan Pembangunan di Daerah”.

CARE Mendistribusikan Persediaan Pokok di Georgia
TBILISI, Georgia , 12/8/2008 --

CARE International di Kaukasus, bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan lainnya mengirimkan para relawan kemanusiaan bagi para ribuan korban konflik Georgia-Rusia. Kebutuhan paling utama bagi para korban konflik adalah tempat tidur, persediaan makanan, air, dan sanitasi.



Kantor baru CARE International Indonesia
Jakarta, 11/8/2008 -- Mulai bulan Agustus, 2008, kantor nasional CARE Indonesia pindah dari kantor lama, Jl. Pattimura no. 33 ke lokasi baru di Kuningan Barat.  

CARE International Indonesia
Gedung TIFA, Lantai 10, Suite 1005
Jl. Kuningan Barat 26
Jakarta 12710
Indonesia
Phone: +62 (0) 21 529 222 82
Fax:     +62 (0) 21 529 222 83
Email: info@careind.or.id


CARE : Pencegahan adalah Obat Terbaik
Mexico City, 8/8/2008 --

Pada penutupan Konferensi Internasional AIDS ke-16 lalu, CARE berperan sebagai lembaga yang bertugas memperbarui fakta-fakta infeksi HIV, khususnya di kalangan perempuan dan kelompok masyarakat lain yang dianggap rentan.



Organisasi Donor menyambut baik Bantuan PBB bagi Krisis Kemanusiaan di Afghanistan
Kabul, Afghanistan, 29/6/2008 --

Tantangan menghampiri masyarakat Afghanistan dan para sukarelawan di sana, Organisasi PBB untuk Misi Perdamaian Afghanistan (UNAMA) ternyata tidak cukup memiliki kapasitas koordinasi yang baik. Akibatnya, masalah kemanusiaan yang dihadapi adalah dilematika antara meniadakan perhatian terhadap perang atau menunjukkan kemajuan dan hasil positif untuk dukungan internasional bagi Afghanistan.



CARE Indonesia dan Komnas Perlindungan Anak menyerukan perlunya perlindungan nyata bagi buruh anak
Edukasi dapat menyelamatkan anak dari bentuk-bentuk terburuk pekerja anak
Jakarta, Indonesia, 12/6/2008 -- Memperingati Hari Dunia melawan Eksploitasi Anak, CARE Indonesia bersama Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengadakan Forum Buruh Anak bertemakan Kemiskinan: Solusi dan Tantangan.

CARE beri pilihan air bersih bagi masyarakat yang terkena dampak pasang laut di Tangerang
Jakarta, Indonesia, 5/6/2008 -- Banjir akibat pasang laut yang telah diprediksi sebelumnya melanda beberapa wilayah di pesisir utara Jakarta dan Tangerang. Ketinggian air sebelum puncak pasang mencapai pinggang orang dewasa di desa Dadap, Tangerang, Banten. Meski demikian, hanya beberapa orang dari total 1,000 keluarga yang tinggal di wilayah ini yang mencari tempat mengungsi secara sukarela.

CARE Membantu Myanmar yang dilanda Badai Siklon
Geneva, 5/5/2008 --

CARE bekerja sama dengan PBB dan pemerintah Myanmar memberikan bantuan bagi para korban bencana badai siklon Nargis. Radio dan televisi nasional Myanmar melaporkan 4.000 orang tewas karena terperangkap badai.



Melestarikan bumi melalui anak-anak
Jakarta, Indonesia, 14/4/2008 -- Enam puluh orang anak jalanan dan dhuafa dari Jakarta dan sekitarnya belajar cara menanam pohon dan melihat kehidupan kuda nil di kandangnya sendiri di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu, 13 April 2008. Pada acara yang disusun oleh Kelompok Kerja Sosial (KKS) Melati yang berbasis relawan dan didukung penuh oleh Proyek Lahan Gambut Kalimantan Tengah (CKPP), anak-anak yang berusia antara enam hingga 12 tahun itu juga belajar tentang berbagai jenis hutan yang ada di Indonesia, termasuk hutan rawa gambut.


CARE Mendistribusikan Peralatan dan Benih di Bolivia untuk Mendorong Perbaikan akibat Bencana
Atlanta, USA, 25/3/2008 --

CARE mendistribusikan alat-alat pertanian, benih dan alat-alat membuat pagar kepada 30.000 orang di salah satu propinsi di Bolivia, Chuquisaca, sebagai upaya mendorong perbaikan akibat bencana banjir yang telah menewaskan 73 orang dan berdampak bagi setengah juta orang lainnya.



Hari TB se-dunia 2008: CARE hentikan TB
Kemitraan dibutuhkan untuk menghilangkan wabah global
Jakarta, Indonesia, 24/3/2008 -- Untuk memperingati Hari TB Se-dunia 2008, CARE International Indonesia medorong semua pihak untuk mempererat kemitraan untuk menghentikan TB di semua tingkat. “TB merupakan masalah global. Ini bukan hanya masalah orang yang menderita TB, namun masalah semua orang,” kata Dr. Kusuma Hartani, Technical Program Leader Health CARE Indonesia. ”Kita harus peduli untuk menghentikan TB; dan kemitraan merupakan langkah tepat untuk menghapuskan wabah global ini.”

Perubahan Iklim dapat memperparah ketidaksetaraan antara laki-laki dan perempuan
CARE mendorong dimasukkannya gender ke dalam rencana perubahan iklim oleh negara-negara miskin di dunia
Nairobi, 6/3/2008 -- Dalam komunitas-komunitas miskin di seluruh dunia, berbagai bencana alam lebih berdampak kepada perempuan. Ketika bencana terjadi, perempuan biasanya memiliki tabungan yang lebih sedikit, tingkat pendidikan yang lebih rendah dan jejaring sosial yang lebih kecil dibanding laki-laki. Perubahan iklim akan meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana alam, dan akhirnya akan memperburuk ketidaksetaraan antara perempuan dan laki-laki. Ketidaksetaraan ini harus diatasi dalam rencana adaptasi perubahan iklim yang sedang disiapkan oleh negara-negara miskin di dunia.

USAID dan DFID menyediakan 659,000 USD untuk respon tanggap darurat CARE di Tajikistan
Dushanbe, Tajikistan, 26/2/2008 -- CARE memperbesar distribusi bantuan pangan dan persediaan darurat bagi masyarakat yang terkena krisis di Tajikistan dengan dana baru dari Badan Pembangunan Internasional Pemerintah AS (USAID) dan Badan Pembangunan Internasional Pemerintah Inggris (DFID). Krisis energi yang parah dikombinasikan dengan musim dingin terburuk sepanjang 30 tahun terakhir membuat ribuan orang di Tajikistan menderita kekurangan makanan dan bahan bakar.

CARE memperkuat pencarian korban Topan Ivan yang termajinalkan
Madagascar , 26/2/2008 -- CARE Internasional meningkatkan responnya terhadap bencana kemanusiaan dan kerusakan yang terjadi di Madagaskar akibat Topan Ivan yang menghantam negara kecil tersebut seminggu yang lalu. Salah satu tugas terpenting organisasi ini adalah untuk menemukan dan memberi bantuan makanan kepada masyarakat yang paling miskin dan paling termajinalkan di desa-desa terpencil.

Masa dua minggu untuk mencegah krisis makanan terparah Kenya, CARE memperingatkan
Kenya, 8/2/2008 -- Kenya menghadapi kiris makanan berkepanjangan, CARE International memperingatkan hari ini, dan tindakan segera sangat diperlukan dalam waktu dua minggu ke depan untuk mencegah akibat terburuknya.

Krisis energi yang parah memaksa rakyat Tajikistan hidup tanpa air dan pemanas selama musim dingin yang terparah dalam 30 tahun
CARE membagikan persediaan darurat bagi para yatim piatu dan orang tua
Dashanbe, Tajikistan, 7/2/2008 -- Jutaan rakyat Tajikistan saat ini mengalami kelangkaan makanan dan bahan bakar akibat krisis energi parah serta musim dingin terburuk dalam 30 tahun terakhir. CARE memperingatkan bahawa situasi ini diperkirakan akan memburuk dalam minggu-minggu ke depan. Cuaca yang sama buruknya serta salju yang terus turun melumpuhkan negara tetangga Cina dan membuat masyarakat yang tinggal di sejumlah wilayah di negara Tajikistan, negara miskin dengan populasi tujuh juta orang, hidup tanpa pemanas atau air pada temperatur yang turun hingga mencapai -25C pada malam hari.

CARE membantu menurunkan risiko berjangkitnya penyakit di area banjir Jawa Tengah dan Jawa Timur
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, kata CARE
Jakarta, Indonesia, 8/1/2008 -- CARE terus membagikan larutan pemurni air untuk merespon kebutuhan mendesak akan air bersih di Ngawi, salah satu kabupaten di Jawa Timur yang paling parah terkena banjir baru-baru ini. 1,000 paket alat kebersihan, 1,000 jerigen dan 60,000 saset larutan pemurni air (PUR) telah didistribusikan kepada 1,000 keluarga di Kecamatan Kwadungan, Ngawi.

CARE menyerukan perlunya perdamaian dan stabilitas di Kenya
Peringatan akan potensi implikasi kemanusiaan
Kenya, 4/1/2008 -- Dengan lahirnya kekerasan dan penghancuran di seluruh Kenya, CARE meminta kepada semua pihak untuk mencari solusi damai dan berkelanjutan untuk krisis yang terjadi sekarang yang telah menyelubungi bangsa yang dulunya tenang ini. CARE sangat percaya bahwa Kenya merupakan contoh pertumbungan ekonomi dan kemajuan sosial di Afrika bagian selatan, dan oleh karenanya merupakah hal yang vital bahwa Kenya bersatu dengan damai untuk menjaga kedua hal yang telah dicapai tersebut.

CARE beri solusi cepat untuk air bersih kepada korban banjir di Jawa Tengah dan Jawa Timur
Jakarta, Indonesia, 30/12/2007 -- Merespon tanah longsor dan banjir yang melanda Jawa Tengah dan Timur, CARE telah mendistribusikan 1,200 sachet larutan penjernih air kepada keluarga korban gempa di empat kelurahan di Jawa Tengah, Distribusi tersebut dilakukan setelah survei awal selesai dilakukan oleh Tim Emergency CARE di Solo, Jawa Tengah dengan dukungan dari LSM lokal, KOMPIP.

Survivors of Cyclone Sidr in desperate need of new opportunities to earn money and protect themselves against future emergencies, CARE warns
Nearly 9 million people are still affected, one month since the cyclone hit. Climate change threatens to bring more strong cyclones in the future
Dhaka, Bangladesh, 13/12/2007 -- One month after cyclone Sidr hit Bangladesh, 8.9 million people are still in urgent need of shelter, safe water and food. They also require new sources of income as shrimp farms and rice paddies have been contaminated with salty water and ruined.

CARE Internasional mendesak Perlindungan lebih kuat untuk masyarakat miskin
Negosiasi Perubahan Iklim Harus Mengedepankan Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Pendanaan untuk Adaptasi
Bali, Indonesia, 11/12/2007 -- Sepuluh tahun sejak penandatangan Protokol Kyoto, para negosiator di Konvensi PBB untuk Perubahan Iklim akhirnya memfokuskan pada dua masalah penting yang telah diabaikan hingga sekarang: cara untuk terus maju dengan dukungan keuangan untuk adaptasi perubahan iklim, dan cara mengurangi karbon yang dihasilkan akibat deforstasi. Keduanya memiliki implikasi kirits untuk peri kehidupan dan kesejahteraan masyarakat miskin.

CARE Menekankan Pentingnya NGO pada peluncuran bantuan tahun 2008 3.8 miliar US$ dari PBB
Geneva, 10/12/2007 --

Sekretaris Jenderal CARE International, Dr. Robert Glasser memberikan sambutan pada peluncuran bantuan 3.8 milyar US $ dari PBB untuk tahun 2008. Beliau meneknkan bahwa Ngo di dunia telah memberikan bantuan bagi pemulihan korban bencana yang tersebar di seluruh dunia. “Efektivitas kami dalam bekerja didasari oleh keberagaman dan kemandirian dalam sector-sektor yang ada”, jelas Dr. Glasser. “Kekuatan ini harus tetap dijaga agar kerjasam yangbaik tetap dpaat dilakukan dengan pihak PBB maupun mitra donor lainnya”.



Akses terhadap tanah serta mata pencaharian yang berkelanjutan bagi masyarakat korban konflik adalah suatu keharusan kata CARE
Jakarta, 7/12/2007 -- “Masyarakat yang terkena dampak dari konflik membutuhkan waktu dan dukungan untuk membangun kembali hubungan antara komunitas mereka dan mata pencaharian mereka. Proyek PULIH telah membantu masyarakat dalam proses tersebut, dengan mengajarkan mereka keahlian baru untuk meningkatkan pendapatan, dan dengan memfasilitasi proses sertifikasi tanah. Keduanya merupakan solusi jangka panjang yang akan terus memiliki dampak hingga lama setelah proyek ini berakhir,” kata Gail Steckley, Country Director CARE Indonesia.

Taruhan tinggi dan harapan tinggi dari Konferensi Perubahan Iklim di Bali:
CARE International menyerukan perlunya Kebijakan tentang Perubahan Iklim yang berpihak kepada kaum miskin
Bali, Indonesia, 3/12/2007 -- Bersamaan dengan Konferensi antarbangsa pada Konvensi Kerangka Kerja Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Perubahan Iklim yang dilaksanakan di Bali, CARE Internasional mendesak semua negara untuk lebih berusaha agar kebijakan perubahan iklim berpihak kepada kaum miskin.

CARE ikut serta dalam peringatan Hari AIDS Sedunia 2007
Banda Aceh, Indonesia, 30/11/2007 -- Pada Hari AIDS Sedunia, 1 Desember, CARE International Indonesia di Banda Aceh terlibat dalam berbagai kegiatan dalam peringatan tersebut. Kolaborasi sejumlah organisasi non pemerintah internasional dan lokal, di antaranya CARE, Palang Merah Amerika, CWS, dan MAP, bekerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah termasuk KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) telah merencanakan beranekaragam kegiatan.

CARE merespon sementara angka kematian akibat Topan Sidr di Bangladesh meningkat
Geneva, 16/11/2007 --
Dengan Bangladesh terguncang dalam dampak Topan Sidr, tim darurat CARE sedang menentukan di mana bantuan dan peralatan darurat mereka bisa membantu dengan paling efektif. CARE merespon segera sesudah topan dahsyat melanda pesisir Bangladesh.


Uni Eropa melewatkan kesempatan untuk membuat bursa karbon menguntungkan bagi kaum miskin
CARE menghimbau agar pengelolaan kehutanan dan lahan dimasukkan ke dalam bursa karbon Uni Eropa
Lisbon, 5/11/2007 -- Hari Pembangunan UE – UE melewatkan sebuah kesempatan bersejarah untuk melawan kemiskinan serta perubahan iklim karena tidak memasukkan proyek-proyek kehutanan dari Skema Pertukaran Emisi (ETS - Emmission Trading Scheme), dinyatakan oleh CARE International hari ini.

CARE Fokus pada Dampak Perubahan Iklim bagi Masyarakat Miskin pada Peringatan Hari Kemiskinan Internasional
"Scharrenbroich: Jerman Memproduksi Karbondioksida 11 kali lebih banyak Dibandingkan Afrika"
Bonn, Germany, 15/10/2007 --

CARE mengingatkan bahwa dampak akibat banjir dan kekeringan berkepanjangan yang menyebar di wilayah Afrika dan Asia bagian selatan sangat rentan terjadi bagi para masyarakat miskin.



PBB DAN ORGANISASI KEMANUSIAAN TERKEMUKA MELUNCURKAN HIMBAUAN UNTUK TIDAK MELUPAKAN JUTAAN KORBAN BANJIR DI ASIA SELATAN
Geneva, 1/10/2007 -- Sir John Holmes, Undersecretary PBB untuk Urusan Kemanusiaan, serta organisasi-organisasi kemanusiaan terkemuka, termasuk CARE, World Vision, Save the Children, Oxfam dan Mercy Corps, menghimbau ditingkatkannya perhatian pada situasi banjir yang masih terus berlangsung di Asia Selatan.


“Bahaya pertama adalah merebaknya penyakit yang ditularkan oleh air,” kata tenaga darurat CARE di wilayah gempa bumi
Bengkulu, Indonesia, 13/9/2007 -- Tenaga tanggap darurat CARE telah tiba di wilayah Bengkulu, yang diguncang serangkaian gempa kuat kemarin dan hari ini yang mencapai kekuatan 7,9 SR. Sebagai bagian dari respon awal, CARE siap untuk membagikan cairan pemurni air untuk membantu mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui air.


CARE mengerahkan sumber daya menanggapi gempa di Sumatera Bagian Selatan
Jakarta, 12/9/2007 -- CARE mengerahkan sumber dayanya setelah sebuah gempa bumi berkekuatan 7,9 Skala Richter terjadi di lepas pantai Sumatera Bagian Selatan hari ini.

Informasi terbaru CARE: Krisis makanan untuk sebagian korban Badai Felix
WASPAM, Nicaragua, 10/9/2007 -- Masyarakat dalam komunitas terpencil di pesisir Karibia dari Nikaragua mulai kehabisan makanan hampir seminggu sesudah Badai Felix menghantam wilayah tersebut. Masyarakat Miskito, yang sebagian besar hidup dari pertanian untuk konsumsi, kehilangan tanaman beras, jagung, kacang dan yucca dalam banjir.

CARE bersiap untuk merespon Badai Felix di Amerika Tengah
Atlanta, US, 3/9/2007 -- Sementara Badai Felix mengumpulkan kekuatan dan diantisipasi untuk melanda pertama-tama di Honduras atau Nikaragua besok sore, tim darurat CARE di wilayah tersebut bersiap-siap untuk merespon.


CARE mendorong komunitas akar rumput untuk menjadi mandiri
Yogyakarta, Indonesia, 22/8/2007 -- Proyek GRIYO CARE, menutup proyeknya dengan menyelenggarakan sesi pelatihan tentang cara pengembangan rumah GRIYO bagi para penerima manfaat proyek ini yang merupakan korban bencana gempa di Yogyakarta dan Jawa Tengah tahun lalu. Pelatihan ini berlangsung selama satu minggu penuh, mulai 20 sampai 24 Agustus 2007, di desa Brangkal, Klaten, Jawa Tengah yang juga merupakan acara penutupan penutupan proyek GRIYO yang telah berlangsung selama 8 bulan.

CARE menyiapkan bantuan penuh di Peru yang dilanda Gempa Bumi
Atlanta, US, 16/8/2007 --

Gempa berkekuatan 8 skala richter mengguncang Peru Rabu malam lalu, tiga tim bantuan dari CARE telah dikirimkan untuk memberikan bantuan. Mereka telah mendistribusikan persediaan pokok seperti air bersih, peralatan, obat-obatan dan selimut, kepada 200 keluarga yang menjadi korban di Chincha dan Tambo de Mora, dua kelompok lokal yang terkena dampak terhebat dari gempa bumi ini.



CARE melakukan pengkajian eksternal terhadap program perumahan di Aceh
Banda Aceh, 11/5/2007 -- CARE Indonesia, salah satu organisasi non pemerintah yang terlibat di dalam upaya rekonstruksi di wilayah Aceh yang terkena dampak tsunami, merekrut ahli-ahli teknik dari Pusat Mitigasi Bencana, Institut Teknologi Bandung, untuk melaksanakan pengkajian menyeluruh atas rumah-rumah CARE di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Hari Bumi: Perempuan Afrika Angkat Bicara mengenai Pentingnya Sumber Daya Lingkungan dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Milenium (MDG)
Nairobi, Kenya, 22/4/2007 -- Degradasi sumber daya lingkungan dan “perebutan” aset-aset yang semakin terbatas ini oleh mereka yang kaya dan berkuasa merupakan rintangan yang mendasar dalam mencapai Tujuan Pembangunan Milenium dan target 2005 yang disusun oleh PBB. Dalam sebuah laporan berjudul Reclaiming Rights and Resources yang diterbitkan dalam rangka Hari Bumi, CARE mempersembahkan laporan pribadi dari berbagai daerah di Afrika yang mengupas tentang bagaimana permasalahan lingkungan berdampak langsung terhadap kehidupan orang miskin di pedesaan dan terutama kehidupan para perempuan.

CARE memberikan perlengkapan kesehatan darurat dan cash grant kepada korban kebakaran di barak Lambaro Skep
Sekitar 24 keluarga akan menerima Rp. 1 juta untuk setiap kepala keluarga dan Rp. 500,000 untuk setiap anggota keluarga
Lambaro Skep, Banda Aceh, Indonesia, 6/3/2007 -- Untuk membantu mengganti beberapa aset dan pakaian mereka yang hilang akibat kebakaran,CARE akan memberikan sumbangan sebesar 1 juta rupiah per kepala keluarga dan 500 ribu rupiah untuk setiap anggota keluarga yang lain.

CARE memberikan bantuan darurat kepada korban banjir di Jakarta
Banjir terparah dalam lima tahun terakhir membuat 200.000 orang harus mengungsi
Jakarta, 5/2/2007 -- CARE membagikan cairan pemurni air dan makanan kepada lebih dari 15.000 orang yang terkena dampak banjir sesudah banjir terparah dalam lima tahun terakhir melanda Jakarta. 

CARE menyalurkan bantuan kepada para korban banjir di Aceh
170,000 orang terkena banjir
Aceh, 25/12/2006 -- CARE menyalurkan bantuan berupa selimut, terpal dan persediaan lain untuk keadaan darurat kepada ribuan orang yang terkena banjir di Aceh bagian utara, timur dan tengah. Sebanyak lebih dari 60 orang dilaporkan meninggal dan 170,000 terkena imbasnya akibat desa tempat tinggal mereka terendam banjir yang diakibatkan hujan lebat yang terus menerus selama beberapa hari terakhir.

Perawatan kesehatan yang berkualitas bagi rakyat Aceh
Upacara Serah terima dua puskesmas di Banda Aceh
Lambaro Skep, Banda Aceh, 4/12/2006 -- 5 Desember 2006, Drs. Razaly Yussuf, Penjabat sementara Walikota Banda Aceh, secara resmi membuka dua puskesmas yang dibangun oleh CARE di Lambaro Skep dan Lueng Bata, tanda permulaan baru meningkatnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Terjangkitnya penyakit menakutkan terjadinya gelombang kedua kematian di daerah gempa
Yogyakarta, 6/8/2006 -- Dengan gunung berapi yang mengeluarkan gas beracun dan lava di dekatnya, ahli kesehatan memperingatkan, bahwa ancaman yang lebih besar untuk mereka yang selamat dalam gemba bumi di Jawa adalah terjangkitnya penyakit yang disebabkan oleh air, seperti diare, tiphus, dan hepatitis.

CARE memperluas respons daruratnya
Air aman bagi 10.000 keluarga, persediaan makanan dan emergensi
30/5/2006 -- CARE akan menyediakan air yang aman bagi 10.000 keluarga untuk bencana gemba bumi yang melanda Indonesia – menimpa hampir satu perempat dari penduduknya.

CARE mendistribusikan solusi penawar air penyelamat hidup bagi mereka yang selamat pada gempa bumi di Indonesia
29/5/2006 -- Staf CARE bekerja sama dengan partner local di Indonesia mendistribusikan 1.200 botol solusi penawar air di Klaten, salah satu daerah pedesaan dan daerah yang paling parah tertimpa bencana gempa bumi pada hari sabtu lalu.

Respon CARE terhadap bencana gempa bumi di Indonesia hari pertama merupakan hari yang “penting”, kata tim emergensi
Hari pertama merupakan hari yang “penting”, kata tim emergensi
28/5/2006 -- Staf CARE dari Indonesia berpartisipasi dalam tim pengamat darurat PBB pada gempa yang mengguncang Yogyakarta, berfokus pada daerah-daerah pedesaan yang hancur dalam bencana yang sangat memerlukan bantuan

Suatu study baru mengatakan standar rumah CARE “lebih dan diatas standar pembangunan perumahan layak huni”
19/5/2006 -- Pembangunan Perumahan CARE telah dikatakan sebagai bangunan rumah terbaik untuk pembangunan di Aceh.

“Sekotak Cinta” untuk anak-anak di Jantho
Satu hari dalam permaian dan hadiah untuk muda-mudi korban tsunami
1/5/2006 -- Satu hari dalam permainan dan tertawa, anak-anak korban tsunami di Jantho akan menerima hadiah, permainan dan peralatan sekolah dari CARE dan donor dari Australia.

CARE Scores Highest Marks in Accountability
11/4/2006 -- CARE telah menempati ranking teratas sebagai dari 10 NGO yang bekerja di Aceh dan memiliki akuntabilitilas tertinggi dalamsebuah survey mengenai proses rekonstruksi.

Privacy statement | Site map